Deklarasi File's

Salah satu ciri masyarakat ilmiah kampus adalah adanya semangat nuansa keilmuan, melalui kegiatan-kegiatan ilmiah berupa penelitian, penerbitan jurnal ilmiah dan kajian ilmiah melalui seminar, lokakarya, atau kelompok studi.

Corel Video Studio Pro X5's

software ini digunakan untuk membuat iklan, film pendek, film dokumenter dan lain lain.

Anomali Puasa Orang Indonesia

Kata ulama, tanpa Islam, masyarakat akan hancur. Tapi kalau Islam dilaksanakan dengan cara yang tidak betul, efeknya juga sama, tidak akan mendatangkan manfaat maksimal.

Shalat Tahajud Obat Anti Galau (di tinjau dari segi medis) Oleh : Irwan Ahmad Basyunie's

Rasulullah SAW dalam sebuah hadist bersabda “ Shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit,’’ (HR Tirmidzi).

Senin, 09 Juli 2012

Kritik Anda adalah Kue Anda












Ditulis oleh: Anne Ahira


"Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan." 

                   -- Halle Berry, 2005

Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan
Halle Berry, artis peraih Oscar melalui
film James Bond 'Die Another Day' di
tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie
Award.

Razzie Award adalah penghargaan yang
diberikan kepada mereka yang dinilai
aktingnya buruk. Label pemain terburuk
ini didapatkan Halle setelah memainkan
perannya di film 'Cat Woman'.

Ia adalah orang yang pertama kali
langsung datang ke tempat pemberian
penghargaan tersebut.

Tidak ada Aktor dan Artis lain
sebelumnya yang sanggup datang dan
hanya menyampaikan pesannya melalui
video.


Sambutannya sungguh menarik : "Saya
menerima penghargaan ini dengan tulus.
Saya menganggap ini sebagai kritik 
bagi saya untuk tampil lebih baik di
film-film saya berikutnya. Saya masih
ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu
tidak berhak dipuji kalau kamu tidak
bisa menerima kritikan'."


Tepukan tangan sambil berdiri sebagai
bentuk ketakjuban dari para hadirin
sangat memeriahkan malam itu. Ya,
sangat sedikit orang yang sanggup
menerima kritikan seperti Halle.

Nah, sekarang, apa arti kritik bagi
kamu? Apakah itu musibah buruk?
Seperti bencana yang tidak terduga,
atau... simbol kehancuran diri? Adakah
yang bisa menganggap kritik layaknya ia
menerima pujian?

Kritik memiliki banyak bentuk...

Kritik bisa berupa nasehat, obrolan,
sindiran, guyonan, hingga cacian pedas.
Wajar saja jika setiap orang tidak suka
akan kritik.

Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan
jika kita berlaku dan tampil sempurna,
memuaskan semua orang dan mendapatkan
pujian.

Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa
kita bisa aman dari kritik? Tokh kita
hanyalah manusia dengan segala
keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia
ini lebih banyak orang yang suka
mengkritik, daripada dikritik. :-)

Kalau kamu suka sepak bola, pasti
sering mengamati para komentator dalam
mengeluarkan pernyataan pedasnya.

Padahal belum tentu kepandaian mereka
dalam mengkritik orang lain sebanding
dengan kemampuannya jika disuruh
memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)

Belum lagi para pakar dan pengamat
politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka
ramai-ramai berkomentar kepada publik,
seolah pernyataan merekalah yang paling
benar. :-)

Namun bukan itu permasalahannya!

Pertanyaannya sekarang adalah...
seandainya kamu mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa
yang harus kamu lakukan?

Jawabannya adalah...

=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya
      kue kegemaran kita!

Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)

Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.

Berikut tips untuk kamu saat menghadapi
kritik:

1. Ubah Paradigma Anda Terhadap Kritik

Brothr, tidak sedikit orang yang jatuh
hanya gara-gara kritik, meski tidak
semua kritik itu benar dan perlu
ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.

Coba perhatikan perusahaan-perusahaan
besar yang harus mengirimkan berbagai
survey untuk mengetahui kelemahannya.

Bayangkan jika kamu harus melakukan
hal yang sama, mengeluarkan banyak uang
hanya untuk mengetahui kekurangan
kamu! LoL. :-)

Kritik merupakan kesempatan untuk
koreksi diri. Tentu saja akan
menyenangkan jika mengetahui secara
langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti
dikucilkan misalnya.

2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik

Tidak ada salahnya mencari tahu detil
kritik yang disampaikan. kamu bisa
belajar dari mereka dan melakukan
koreksi terhadap diri kamu. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.

Jika perlu, justru carilah orang yang
mau memberikan kritik sekaligus saran
kepada kamu. Tokh kamu tidak akan
menjadi rendah dengan hal itu.

Justru sebaliknya, pendapat orang bisa
jadi membuka persepsi, wawasan, maupun
paradigma baru yang mendukung goal
kamu.

3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!

Tanggapi kritik dengan bijak. kamu
tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh
menyampaikan pendapat adalah hak semua
orang.

Nikmatilah apapun yang mereka
sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema'afkan seseorang.
Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan kamu kelak.

Jangan pernah kamu balas kritik dengan
kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga &
pikiran. Tidak ada gunanya...

4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^

Ini semua bisa melatih mental kita agar
bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.

Singkatnya, kita memang hanya layak
dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus
keberanian kamu untuk menikmati kritik
layaknya menikmati kue kamu.

Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan
datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.

So, jangan pernah bosan untuk memburu 
kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan 
lapang dada! :-)

Shalat Tahajud Obat Anti Galau (di tinjau dari segi medis) Oleh: Irwan Ahmad Basyunie


                   
Rasulullah SAW dalam sebuah hadist bersabda “ Shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit,’’ (HR Tirmidzi). dari terjemahan hadist tersebut, mas bro atau mba bro dapat memahami bahwa dalam shalat tahajud bukan hanya mendapatkan diskon dosa (kaya toko aja!), akan tetapi shalat tahajud dapat mendatangkan ketenangan, bahkan dapat ngejauhin para pengamalnya dari penyakit. 
Apalagi sekarang kata anak muda  lagi musimnya penyakit GALAU,  bukan nonton fiala eropa obatnya buat nyembuhin penyakit galau tersebut. Kalaupun bisa paling Cuma anestasi doangan, giliran team jagoannya keok, penyakit galaunya makin nambah tinggi tensinya..Nah terus apa dong obatnya?  Jawabnya adalah shalat tahajud.. Koq bisa?..bisalah, karena hasil penelitian membuktikan bahwa shalat tahajud yang dilakukan secara khusyu dan ikhlas dapat menurunkan kortisol (Hormon stress) dalam darah. Karena kortisol dihasilkan dari korteks ginjal akibat rangsaangan hormon ACTH alias Adrenocorticotroichormon, ape susah nyebutinya ya?  pokonya bahasa tabibnya begono dah, trus ACTH tersebut dari mana asalnya? yang jelas bukan dari warung bongkok..itumah rumah bang atang (ketua file’s kita), tapi  diproduksi dari kelenjar hipofisis di dalam otak. 
Hormon ACTH ini mempunyai siklus produksi yang tinggi menjelang pagi hari, antara jem 12 malem (abong2 musim PRJ ge, jam aja  jadi jem) sampai  jam 6 pagi. Nah!.... jam-jam tersebut bukannya  waktu yang di anjurin untuk shalat tahajud, antara jam 2 dini hari ampe waktu subuh. Menurut  direktur utama klinik sehat dr. Agus rahmadi, beliau juga menjabat sebagai dewan pengawas asosiasi bekam. Bahwa orang yang TIDAK SHALAT TAHAJUD TINGGI KADAR KORTISOLNYA, sehingga menyebabkan:
·         Metabolisme dan asam amino meningkat sehingga kosentrasi gula dalam darah naik.
·         Merangsang peningkatan epinephrin sehingga meningkatkan kerja jantung dan kontraksi pembuluh darah.
·         Menghambat ekskresi urine sehingga membebani ginjal.
·         Perubahan EEG (Electroenchephalography) pada otak dan jiwa menyebabkan depresi, mudah tersinggung, emosi labil, dan euforia.
·         Menghambat pembentukan limfosit, sejenis sel darah putih yang berperan sebagai pembentuk daya tahan tubuh.

Orang yang  SHALAT TAHAJUD RENDAH KADAR KORTISOLNYA, sehingga bermanfaat :

·         Menurunkan  konsentrasi gula dalam darah. Karena itu, shalat tahajud amat baik bagi penderita diabetes.
·         Menurunkan epinephrin sehingga kerja jantung stabil dan pembuluh darah tidak berkontraksi karenanya, shalat tahajud baik bagi penderita darah tinggi, jantung dan stroke.
·         Urine tidak terhambat hasilnya, ginjal tidak terbebani . Shalat tahajud sangat baik bagi penderita gagal ginjal .
·         Kadar kortisol rendah membuat EEG stabil dan normal sehingga emosipun stabil, jauh dari galau.
·         Kadar kortisol rendah sehingga pertumbuhan limfosit tidak terhambat karenanya, tahajud sangat baik baik pembentukan daya tahan tubuh.

Dari uraian tersebut, mas bro bisa ambil kesimpulan, bahwa shalat tahajud sangat banyak paedahnya, bukan hanya ritual sunah saja akan tetapi tahajud dapat membuat pelakunya menjadi orang yang  COOL, CALM and CONFIDENT, bahkan .obat ANTI GALAU dan yang paling menakjubkan bisa ngejauhin dari berbagai macam panyakit..jadi kalau pengen nggak galau ya TAHAJUD aja! selamat mengamalkan.

Kamis, 05 Juli 2012

Deklarasi File's

Salah satu ciri masyarakat ilmiah kampus adalah  adanya semangat nuansa keilmuan, melalui kegiatan-kegiatan ilmiah berupa penelitian, penerbitan jurnal ilmiah dan kajian ilmiah melalui seminar, lokakarya, atau kelompok studi. Dalam kaitan itu mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES)/Mu’amalah Sekolah Tinggi Agama Islam Haji Agus Salim (STAI HAS) Cikarang mendeklarasikan organisasi ilmiah kampus yang diberi label FILE’S (dibaca “fail’s”) pada Ahad, 1 April 2012 di kampus STAI HAS Jalan Urip Sumohardjo Kp Kali Ulu Cikarang Utara. FILE’S bukan berarti “arsip-arsip”, tetapi kependekan dari Forum Islamic of Law Ecomomic Studies. Atau forum studi hukum ekonomi Islam.
“Jika di perguruan tinggi lain ada kelompok studi yang menitik beratkan pada bidang kajian ekonomi Islam atau syariah, tapi forum ini lebih fokus pada kajian hukum ekonomi syariahnya. Aspek hukumnya lebih menonjol. Ini jarang sekali ada. Di UNISMA ada FOREKS (forum ekomoni syariah), juga  mahasiswa-mahasiswa Bekasi jurusan ekonomi syariah yang berasal dari UNISMA dan SEBI membikin BIEF (Bekasi Islamic Economic Forum). Tapi di STAI HAS beda. Saya berharap forum ini menjadi lembaga kajian yang maju dan terdaftar di tingkat nasional, di FOSSEI (Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam),” ujar Nur Syamsudin Buchori dalam sambutan acara deklarasi.
Nur  Syamsudin Buchori adalah praktisi ekonomi syariah, pernah menjadi direktur BPRS, dosen dan instruktur ekonomi syariah di beberapa perguruan tinggi (termasuk di STAI HAS), konsultan, penulis buku Koperasi Syariah, serta penggagas dibentuknya FILE’S.
Dalam kesempatan itu disusun Anggaran Dasar FILE’S dan terpilih sebagai Ketua FILE’S pertama Atang Solihin, mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) semester 6.
“Saya hanya membidani FILE’S saja. Sebentar lagi kuliah saya selesai. Tinggal dua semester. Justeru mahasiswa HES semester 4 dan di bawahnya yang harus menghidupkan FILE’S. Dan keanggotaan FILE’S terbuka untuk seluruh mahasiswa STAI, bukan hanya Prodi HES ,” ucap Atang Solihin memberi sambutan setelah terpilih menjadi Ketua.
Atang menambahkan, organisasi intra kampus ini merupakan UKM atau unit kegiatan mahasiswa yang bersifat independen dan fokus sebagai kelompok studi mahasiswa (KSM). Program jangka pendek di antaranya mengadakan seminar baik nara sumber internal atau eksternal. Sedangkan program jangka panjang adalah penelitian ilmiah.
Sebagai tindak lanjut deklarasi FILE’S akan diadakan launching FILE’S  dengan acara seminar hukum ekonomi syariah. Tetapi sebelum hal itu dilaksanakan, akan diadakan acara OAB (Orientasi Anggota Baru) dalam suatu kegiatan luar kampus dengan materi muamalah, out bound, qiyamullail, tadabur alam dll dengan trainer dari luar selama dua hari di daerah Cigudeg Kabupaten Bogor yang direncanakan pada minggu pertama Mei 2012. Anggota FILE’S yang sudah mengikuti OAB akan mendapat sertifikat. Jika di Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ada kegiatan wajib pramuka, maka di Prodi HES berupa keanggotaan FILE’S plus OAB.*** (Hapil Hanapi ibnu Ahmad)

Anomali Puasa Orang Indonesia

Kata ulama, tanpa Islam, masyarakat akan hancur. Tapi kalau Islam dilaksanakan dengan cara yang tidak betul, efeknya juga sama, tidak akan mendatangkan manfaat maksimal. Apalagi diiringi dengan tradisi yang tidak Islami. Pasti ada kontradiksi di dalamnya. Dan setiap kontradiksi pasti akan menimbulkan efek yang berlawanan.

Puasa, menurut Islam mendatangkan efek kejujuran dan empathi kepada fakir miskin. Ia juga menjaga orang dari perbuatan yang tidak berguna. Karena perbuatan yang buruk akan menghilangkan pahala puasa.

Entah darimana konsepnya, orang di Indonesia banyak melakukan hal yang aneh bahkan kontradiktif dengan puasa. Melalui media massa, kita tahu diantaranya:

1. Melakukan demo di terik matahari di depan kedutaan Malaysia. Kalau jalan kaki di tengah terik matahari saja tidak disarankan oleh Nabi, eh dia malah berdemo, teriak-teriak parade di jalan Rasuna Said, ditengah terik matahari bulan puasa. Melempar tinja pula (Masya Allah)

2. Mengadakan live musik di siang bolong (Wali di Majalengka dan Siwa di Indramayu). Akibatnya banyak penonton yang tergencet dan lalu lintas yang kebetulan udah musim mudik jadi metal alias macet total.

3. Mulai dari orok sampe orang tua bangka tahu, yang namanya orang puasa, habis Isya itu shalat Tarawih. Meskipun nggak wajib, tapi menurut nasehat Nabi, banyak bermanfaat untuk menghilangkan dosa. Anehnya, hampir seluruh siaran tv pasang acara yang sangat seksi buat anak muda, pentas musik.

4. Tasahharuu, kata Nabi, fa inna fisahuuri barakah. (Sahurlah, karena dalam sahur ada berkah). Di Indonesia, berkah itu mungkin hilang karena diiringi ketawa akibat nonton lawak hampir di semua stasiun TV, (kecuali Metro TV yang konsisten menyiarkan Tafsir Almisbah dengan Prof. Quraisy Syihab sebagai narasumber.)

5. Yang ini lebih gila. Sesudah taraweh biasanya orang tadarrus. Anehnya La Liga ngotot mengadakan pertandingan (Sriwijaya FC vs Persiwa).

6. Ketika orang seharusnya mencari lailatul Qadar, berita dan iklan mudik tak henti-hentinya mengudara. Bukan tidak mungkin para penonton yang tadinya tidak tertarik pulang kampung jadi ikut mudik. Masa bodo amat dengan Lalilatur Qadar, pikirnya, itu mah kerjaan kiai dan ustaz.

7. Ada orang yang tidak mau belajar dari kejadian orang lain. Masih saja ada yang meletakkan nyawa para dhuafa dan fakir miskin dalam bahaya dengan mengumumkan distribusi zakat di rumahnya sehingga para mustadh'afin harus rela bersesak ria dan berisiko terjepit dan terinjak. Padahal dua tahun lalu ada 11 orang yang meninggal gara-gara berebut masuk untuk menerima zakat.

8. Demo menentang pengiriman kartu lebaran Gubernur Jawa Barat sampai harus memotong urat nadi, dan mngucurkan darah. (Apa nggak batal itu puasanya? Ini orang ngerti agama nggak sih?) Kata orang Jawa, ngono sih ngono mas, sing ojo ngono. Begitu ya begitu, tapi caranya jangan gitu donk.

9. Ada orang berdemo membela tanah air di depan istana merdeka dengan cap jari yang diolesi darah. Mereka tidak sadar bahwa mereka jadi umpan untuk media massa di tempat lain dan menjadi insentif negatif bangsa ini: Don't put your investment in Indonesia. Barbarism is their culture.... Nah, yang rugi sopo rek?

Ada apa sebenarnya masyarakat kita? Benarkah mereka di ambang kehancuran? Ataukah ada sebuah grand strategy yang sedang dimainkan agar sebuah negara dan bangsa yang bernama Indonesia tidak lagi eksis?

Sorry ah, kalo jadi nggak enak hati. Namanya juga pengamat, suka nggrundel.